Pada Jumat, 12 Juni 2026 dilaksanakan Kegiatan Kuliah Umum Prodi Perdagangan Internasional S1 dengan Tema “Containerization and General Port Knowledge for International trade Practitioners”. Hadir sebagai Pembicara Bapak Satyo Utomo Praktisi Ekspor Impor yang telah berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang perdagangan internasional, logistik, dan kepelabuhanan. Materi ini diharapkan untuk dapat memahami conainerization dan pengetahuan kepelabuhanan secara komprehensif untuk mendukung efisiensi dan daya saing dalam perdagangan internasional. Bertempat di Ruang Galunggung Lantai 4 Gedung A Universitas Widyatama, Dekan FEB hadir untuk memberikan sambutan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kuliah umum yang mengangkat tema containerization dan kepelabuhanan. Beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan yang komprehensif kepada mahasiswa mengenai peran strategis containerization serta sistem kepelabuhanan dalam mendukung kelancaran arus logistik dan perdagangan internasional. Dengan pemahaman yang baik terhadap aspek-aspek tersebut, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, memahami tantangan global, serta berkontribusi dalam menciptakan efisiensi dan daya saing yang lebih tinggi di bidang perdagangan internasional.
Dekan FEB Sampaikan Pentingnya Pemahaman Containerization dan Kepelabuhanan dalam Perdagangan Internasional
Selain itu juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis menegaskan pentingnya penguasaan pengetahuan terkait containerization dan kepelabuhanan di era perdagangan global yang semakin kompetitif. Beliau menyampaikan bahwa sistem logistik modern, khususnya penggunaan peti kemas dan pengelolaan pelabuhan yang efektif, memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran distribusi barang antarnegara. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai konsep, proses, serta tantangan di bidang containerization dan kepelabuhanan sehingga mampu meningkatkan kompetensi dan kesiapan menghadapi dinamika perdagangan internasional. Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam menciptakan efisiensi logistik dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.


